Nasi Buwohan Bojonegoro, Kuliner Tempo Dulu Kini Jadi Ikon Baru

- Editorial Team

Sabtu, 13 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegorotoday.com- Sego buwohan atau nasi buwohan hari ini menjadi pembicaraan diseluruh Bojonegoro. Makanan jenis ini, sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu, meski ada beberapa perbedaan sebutan, seperti sego sruwanan atau sego gantingan, namun istilah khas buwohan baru meledak dalam setahun terakhir dan menjadi buruan pencinta kuliner.

Berbeda dengan nasi bebek, atau nasi pecel, dimana sebutan namanya adalah gabungan dari dua nama makanan, yakni nasi ditambah bebek atau nasi dicampur pecel, namun nasi buwohan adalah nasi yang berasal dari buwohan atau undangan kendurian.

Buwoh berasal dari bahasa jawa. Artinya, menghadiri undangan, baik undangan hajat pernikahan atau sunatan. Nah, saat menghadiri acara tersebut, tamu akan disuguhi makan dan pulangnya dibawakan nasi. Dari situlah istilah nasi buwohan atau sego buwohan berasal.

Inilah fakta-fakta soal nasi buwohan.


  1. Nasi buwohan selalu dibungkus daun jati. Tidak daun lain.
  2. Lauknya sederhana. Yakni, tahu goreng, kabu, dan sayur nangka muda.
  3. Harga umumnya Rp 6 ribu-Rp 10 ribu per bungkus.
  4. Banyak dijual saat pagi. Saat siang atau malam susah didapatkan.
  5. Banyak dijual di warung sederhana. Resto dan hotel belum banyak yang menjual.

(dan)

Berita Terkait

BPTP Jatim dan Pemkab Bojonegoro Lakukan Karakterisasi Durian Lokal di Desa Klino
Bupati Anna Petik Bunga Krisan di Kaki Gunung Pandan
Menilik Kebun Alpukat di Wonocolo, Berukuran Besar Berdaging Tebal
Asyiknya Menikmati Suasana Asri Wisata Agro Park Klumpit
Bupati Anna Reopening Pariwisata di Bojonegoro
Jati Raksasa Berusia 126 Tahun, Berdiri Kokoh di RPH Kaliaren.
Promosi Pinarak Bojonegoro, Disbudpar Tampilkan Tenghul di TMII
Festival Lontong Kikil, Upaya Promosi Kuliner Bojonegoro

Berita Terkait

Jumat, 11 Februari 2022 - 06:35 WIB

BPTP Jatim dan Pemkab Bojonegoro Lakukan Karakterisasi Durian Lokal di Desa Klino

Kamis, 26 Agustus 2021 - 04:44 WIB

Bupati Anna Petik Bunga Krisan di Kaki Gunung Pandan

Senin, 2 Agustus 2021 - 14:10 WIB

Menilik Kebun Alpukat di Wonocolo, Berukuran Besar Berdaging Tebal

Senin, 1 Februari 2021 - 06:16 WIB

Asyiknya Menikmati Suasana Asri Wisata Agro Park Klumpit

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 03:22 WIB

Bupati Anna Reopening Pariwisata di Bojonegoro

Minggu, 28 Juli 2019 - 17:29 WIB

Jati Raksasa Berusia 126 Tahun, Berdiri Kokoh di RPH Kaliaren.

Minggu, 28 Juli 2019 - 16:44 WIB

Promosi Pinarak Bojonegoro, Disbudpar Tampilkan Tenghul di TMII

Sabtu, 13 Juli 2019 - 19:30 WIB

Nasi Buwohan Bojonegoro, Kuliner Tempo Dulu Kini Jadi Ikon Baru

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR)

Pertanian

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:12 WIB

Daerah

Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro, Satu Jiwa Tolak Korupsi

Selasa, 14 Nov 2023 - 02:05 WIB