3 dari 23 Petak Tanah di Semambung Kanor Sudah Dibebaskan

- Editorial Team

Selasa, 14 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Sebanyak 23 petak tanah di Desa Semembung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, bakal dibebaskan akibat terdampak rencana pembangunan Jembagan Kanor-Rengel. Namun ada 3 yang sudah dibebaskan dan bersertifikat.

Hal itu seperti disampaikan Plt Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah, Ir Heri Widodo MSi, saat Sosialisasi Pengadaan Tanah dan Musyawarah Kesepakatan Bentuk Ganti Kerugian dalam pembebasan tanah di balai desa setempat kemarin.

“Di Desa Semambung terdapat 23 petak tanah yang akan dibebaskan, dimana 3 sudah dibebaskan dan sudah bersertifikat,” kata Plt Kabag Perlengkapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Pemkab Bojonegoro melakukan Sosialisasi Pengadaan Tanah dan Musyawarah Kesepakatan Bentuk Ganti Kerugian dalam pembebasan tanah untuk jembatan Kanor-Rengel (Bojonegoro-Tuban) dan akses jalan sisi kanor.

Baca Juga :  Mari Tetap Jaga Solidaritas Sosial dan Gotong Royong di Tengah Kewaspadaan

Sosialisasi itu dihadiri Bupati Bojonegoro, Dandim 0813, Kajari, Kabagren Polres Bojonegoro, BPN dan masyarakat Desa Semambung. Dalam rangka upaya mempercepat pembangunan serta mengedepankan Protokol Covid-19.

“Juga dilaksanakan musyawarah kesepakatan bentuk Ganti Kerugian dengan tim KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik). Setelah ada kesepakatan ini, diharapkan dapat segera melakukan pelaksanakan pembangunan,” ucapnya.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, menyampaikan bahwa sosialisasi dilaksankan untuk mencari titik temu antara Pemkab Bojonegoro dengan warga desa yang terdampak mengenai pembebasan tanah, karena untuk percepatan pembangunan di Kecamatan Kanor.

“Diharapkan setelah jembatan Kanor-Rengel selesai dibangun dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat Kanor dan masyarakat Bojonegoro, serta untuk dapat memangkas waktu tempuh antara dua wilayah,” pungkas Bupati. (yud)

Baca Juga :  Dukung Program Pemkab Bojonegoro dalam Penguatan BUMDes

Berita Terkait

DPRD Apresiasi Raihan Penghargaan Pemkab Bojonegoro dari Kemendagri
Ketua DPRD Apresiasi Capaian Indeks Kepuasan Masyarakat Bojonegoro
Bupati Bojonegoro Hadiri Sidang Paripurna PAW Ketua DPRD
13 Partai Politik di Bojonegoro Terima Banpol
Natasha Devianti Tegaskan Komitmen Mengawal Masalah Stunting
Banteng Merah Putih Geruduk Kantor DPRD Bojonegoro
Komisi C Dukung Dinas Pendidikan Gelar Sekolah Tatap Muka 100 Persen
Eksekutif dan Legislatif Samakan Persepsi Arah Kebijakan 2021

Berita Terkait

Jumat, 3 Juni 2022 - 19:35 WIB

DPRD Apresiasi Raihan Penghargaan Pemkab Bojonegoro dari Kemendagri

Jumat, 4 Februari 2022 - 10:12 WIB

Ketua DPRD Apresiasi Capaian Indeks Kepuasan Masyarakat Bojonegoro

Rabu, 2 Februari 2022 - 07:57 WIB

Bupati Bojonegoro Hadiri Sidang Paripurna PAW Ketua DPRD

Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:54 WIB

13 Partai Politik di Bojonegoro Terima Banpol

Senin, 31 Mei 2021 - 14:31 WIB

Natasha Devianti Tegaskan Komitmen Mengawal Masalah Stunting

Jumat, 21 Mei 2021 - 03:59 WIB

Banteng Merah Putih Geruduk Kantor DPRD Bojonegoro

Selasa, 20 April 2021 - 05:12 WIB

Komisi C Dukung Dinas Pendidikan Gelar Sekolah Tatap Muka 100 Persen

Rabu, 7 April 2021 - 03:04 WIB

Eksekutif dan Legislatif Samakan Persepsi Arah Kebijakan 2021

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR)

Pertanian

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:12 WIB

Daerah

Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro, Satu Jiwa Tolak Korupsi

Selasa, 14 Nov 2023 - 02:05 WIB