Terdakwa Pembunuhan Janda Divonis 12 Tahun Penjara

- Editorial Team

Minggu, 31 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Terdakwa pembunuhan janda di lokasi saluran irigasi waduk Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berinisial ST (19) divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bojonegoro selama 12 tahun penjara.

Vonis terdakwa lebih ringan dari tuntutan JPU selama 17 tahun penjara. Namun, vonis majelis hakim tersebut sudah duapertiga dari tuntutan jaksa penuntut umun (JPU). Terlebih, majelis hakim memiliki pertimbangan lain, misal hal yang meringankan terdakwa.

Hal-hal yang meringankan terdakwa yakni, terdakwa mengakui perbuatannya sehingga memperlancar jalannya sidang. Terdakwa merasa bersalah dan menyesal. Terdakwa belum pernah dihukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, terdakwa masih berusia muda atau pelajar, diharapkan dapat memperbaiki perilakunya,” kata Humas Pengadilan Negeri Bojonegoro, Isdaryanto SH MH, kepada bojonegorotoday.com, Minggu (31/05/2020).

Baca Juga :  KPK RI Dua Kali Mangkir Dalam Sidang Gugatan PI Blok Cepu

Sedangkan, hal-hal yang memberatkan terdakwa yakni, perbuatan terdakwa telah mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat.

Setelah majelis hakim mempertimbangkan hal-hal tersebut, ditambah ada fakta persidangan bahwa terdakwa melakukan perbuatan itu karena ada rangkaian pengancaman oleh korban, maka majelis memutuskan hukuman 12 tahun.

“Vonis sudah lebih dua pertiga dari tuntutan jaksa,” jelasnya.

Isdaryanto menambahkan, ada fakta persidangan berdasarkan keterangan saksi saksi dan terdakwa. Bahwa terdakwa dimintai sejumlah uang, diancam akan memberitahukan ke orang tua terdakwa terkait kehamilan korban.

“Terkait membuktikan korban hamil dengan siapa, ini sulit dibuktikan karena korban sudah meninggal,” ucapnya.

Sidang pembacaan vonis terdakwa warga Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro itu dilakukan secara vidcon pada Rabu (20/05/2020). Putusan tersebut telah inkracht (putusan yang berkekuatan hukum tetap).

Baca Juga :  Berbagi Masker serta Kampanyekan Zona Integritas dan Layanan Pengadilan

“Antara terdakwa dan jaksa, sama-sama menerima,” ujarnya.

Diketahui, korban berinisial AI berusia 20 tahun asal Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro merupakan kekasih terdakwa. Pada saat terbunuh, korban tengah hamil empat bulanan. (mil/yud)

Berita Terkait

Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro Kelas IB Resmi Dilantik
Musim Pengisian Perades, PN Bojonegoro Kabulkan 100 Surat Perhari
Berbagi Masker serta Kampanyekan Zona Integritas dan Layanan Pengadilan
KPK RI Dua Kali Mangkir Dalam Sidang Gugatan PI Blok Cepu
Unggul Tri EM Jabat Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro
Penggunaan Masker bagi Hakim saat Sidang, Begini Penjelasannya

Berita Terkait

Selasa, 22 Februari 2022 - 00:19 WIB

Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro Kelas IB Resmi Dilantik

Selasa, 20 April 2021 - 15:57 WIB

Musim Pengisian Perades, PN Bojonegoro Kabulkan 100 Surat Perhari

Jumat, 11 September 2020 - 05:12 WIB

Berbagi Masker serta Kampanyekan Zona Integritas dan Layanan Pengadilan

Selasa, 25 Agustus 2020 - 05:54 WIB

KPK RI Dua Kali Mangkir Dalam Sidang Gugatan PI Blok Cepu

Minggu, 31 Mei 2020 - 12:26 WIB

Terdakwa Pembunuhan Janda Divonis 12 Tahun Penjara

Jumat, 29 Mei 2020 - 04:01 WIB

Unggul Tri EM Jabat Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro

Jumat, 20 Maret 2020 - 12:34 WIB

Penggunaan Masker bagi Hakim saat Sidang, Begini Penjelasannya

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR)

Pertanian

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:12 WIB

Daerah

Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro, Satu Jiwa Tolak Korupsi

Selasa, 14 Nov 2023 - 02:05 WIB