Menteri Desa PDTT Launching Wisata Edukasi Pejambon

- Editorial Team

Jumat, 25 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar melaunching Wisata Edukasi Pejambon, Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (25/09/2020) siang.

Kepala Desa Pejambon, Abdul Rohman dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Wisata Edukasi Pejambon, mulai direncanakan dan dibangun tahun 2019, menghabiskan anggaran kurang Iebih Rp 1,35 miliar, yang berasal dari bantuan program kemitraan.

Ia mengungkapkan, dampak dari Wisata Edukasi Pejampon ini sangat luar biasa, terutama dampak ekonomi terhadap masyarakat Desa Pejambon secara mayoritas pendapatannya bertambah satu sumber mata pencaharian melalui wisata desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara kongkrit mampu menampung para pekerja sebagai pengelola wisata sebanyak 32 orang dan para pedagang baik dari Desa Pejambon maupun dari luar desa,” ungkap Abdul Rohman, Jumat (25//9/2020)

Baca Juga :  Bupati Anna Terima Aspirasi, ADD Bakal Ditambal DBH

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menyampaikan, bahwa pada 2020, di Kabupaten Bojonegoro sudah tidak ada lagi desa tertinggal. Disisi lain, upaya yang dilakukan Pemkab Bojonegoro adalah membedah kawasan desa tertinggal dan sangat tertinggal dengan membangun infrastruktur.

“Untuk desa yang aksesnya susah, yang sebagian merupakan asset milik Perhutani, kami menggandeng TNI melalui TMMD, dan saat ini sudah tidak ada desa tertinggal di Bojonegoro,” kata Bupati Anna Muawanah.

Ia menambahkan, untuk Wisata Edukasi Pejambon, khususnya edukasi pertanian merupakan inovasi dan terobosan yang luar biasa. Hal tersebut dikarenakan anak-anak jaman sekarang banyak yang tidak mengetahui tentang seluk-beluk pertanian.

“Ini sesuatu yang luar biasa. Mengembangkan wisata desa dengan wisata edukasi tani atau pertanian,” imbuh Bupati perempuan ini.

Sementara itu, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa, Wisata Edukasi Pejambon adalah pariwisata yang menjadi salah satu bagian skala prioritas pembangunan Nasional 2020 dan 2021. Lebih lanjut, hal tersebut akan berdampak pada pariwisata tingkat desa.

Baca Juga :  Bupati Anna Sebut Guru Miliki Peran Penting Ciptakan Generasi Berkualitas

Sebab, lanjut Menteri Desa PDTT, pariwisata itu merupakan model pertumbuhan pembangunan ekonomi yang cepat dan merata. “Banyak sekali jaringan-jaringan yang digerakkan dan diuntungkan dengan adanya sebuah pariwisata,” kata Menteri Abdul Halim lskandar.

Abdul Halim Iskandar mengungkapkan, bahwa dunia saat ini menghadapi situasi yang sulit adanya Pandemi Covid-19. Untuk itu, Menteri Desa PDTT ini berharap situasi tersebut diharapkan akan menjadi rebound, menjadi titik tolak bangkitnya kondisi ekonomi karena Covid-19.

“Saat ini seluruh destinasi pariwisata mengalami keterpurukan yang sangat luar biasa akibat Pandemi ini. Bagaimana rebound nya bisa diambil, kuncinya ada di desa wisata, semoga tidak sampai akhir 2020 Pandemi ini hilang, di indonesia khususnya dan di muka bumi umumnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peningkatan Kapasitas BPD, Bupati Ingatkan Tusi BPD

Berbagai infrastruktur sebagai prasyarat untuk kepentingan pembangunan ekonomi dan pemerataan telah dibangun di Kabupaten Bojonegoro. Permasalahan pembangunan ekonomi itu satu masalah tersendiri ditambah pemerataan, yang kadang kala antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan sering kali tidak nyambung.

“Untuk itu saya juga menargetkan, selain kabupaten yang tanpa kemiskinan dan kelaparan, 2024 saya sangat berharap Bojonegoro menjadi daerah yang ekonomi tumbuh dan merata,” pungkas Menteri Abdul Halim Iskandan

Dalam acara ini dihadiri Menteri Desa PDTT, Bupati Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro, Dandim Bojonegoro, Kajari Bojonegoro, Ketua DPRD Bojonegoro, DPRD Jatim, Sekretaris Daerah Bojonegoro, Jajaran OPD Pemkab Bojonegoro, Para Asisten dan Forkopimcam Sumberejo. (moh/yud)

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:12 WIB

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah

Rabu, 1 November 2023 - 08:20 WIB

Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik

Rabu, 31 Mei 2023 - 14:51 WIB

Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 

Jumat, 26 Mei 2023 - 14:24 WIB

Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Kamis, 16 Maret 2023 - 01:12 WIB

Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia

Senin, 6 Maret 2023 - 01:23 WIB

Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik

Jumat, 3 Maret 2023 - 04:18 WIB

Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister

Kamis, 2 Maret 2023 - 01:11 WIB

Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR)

Pertanian

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:12 WIB

Daerah

Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro, Satu Jiwa Tolak Korupsi

Selasa, 14 Nov 2023 - 02:05 WIB