2.564 Hektar Sawah Terdampak Banjir, Dinas Pertanian Usulkan Bantuan

- Editorial Team

Selasa, 26 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Tingginya curah hujan dan luapan air dari sungai Bengawan Solo yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu yang lalu mengakibatkan ribuan sawah tergenang banjir. Kondisi ini dapat berdampak petani gagal panen.

“Ada 2.564 hektar sawah yang terdampak banjir di Bojonegoro,” ucap Kabid Sapras dan Holtikultura Kantor Dinas Pertanian Bojonegoro, Zaenal Fanani, Rabu (26/01/2021).

Zaenal Fanani menjelaskan, dari total sawah yang terdampak banjir terjadi pada 11 Kecamatan yang ada di Bojonegoro. Untuk Kecamatan Baureno luas sawah yang terdampak banjir paling banyak dengan luas 1.089 hektar, sedangkan untuk Kecamatan Balen luas sawah yang terdampak banjir 9 hektar.

“Dinas Pertanian Bojonegoro telah melaporkan kepada Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dan Dinas Pertanian Pusat supaya para petani yang gagal panen mendapatkan bantuan benih padi, baik itu bantuan cadangan benih padi yang berasal dari Daerah Jawa Timur maupun bantuan cadangan benih padi Nasional yang berasal dari Pusat,” jelas Zaenal Fanani.

Masih menurut Kabid Sapras dan Holtikultura Dinas Pertanian Bojonegoro, selain mengusulkan bantuan benih padi ke Daerah Jawa Timur dan Pusat bagi petani yang terdampak banjir. Kantor Dinas Pertanian Bojonegoro juga mengusulkan bantuan melalui APBN.

“Untuk para petani yang mengikuti Asuransi, pihak dari Dinas Pertanian Bojonegoro sudah mensurvai lokasi yang terdampak banjir supaya lekas mendapatkan bantuan dari pihak Asuransi,” pungkas Kabid Sapras dan Holtikultura Dinas Pertanian Bojonegoro. (amr/mil)

Baca Juga :  Babinsa Kalitidu Kawal Pendistribusian Pupuk Bersubsidi

Berita Terkait

Hingga Desember Hujan Belum Maksimal, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam
Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam
Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya
Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.
Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32
Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro
Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani
Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 04:28 WIB

Hingga Desember Hujan Belum Maksimal, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Desember 2023 - 04:12 WIB

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Minggu, 5 November 2023 - 05:55 WIB

Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.

Minggu, 5 November 2023 - 05:16 WIB

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Jumat, 24 Februari 2023 - 01:37 WIB

Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro

Jumat, 3 Februari 2023 - 02:03 WIB

Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani

Selasa, 13 Desember 2022 - 01:00 WIB

Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:31 WIB

Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR)

Pertanian

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:12 WIB

Daerah

Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro, Satu Jiwa Tolak Korupsi

Selasa, 14 Nov 2023 - 02:05 WIB