Tunjangan GTT dan PTT di Bojonegoro Naik 20 Persen

- Editorial Team

Sabtu, 16 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kesejahteraan bagi para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Pemkab bakal menaikan tunjangan GTT dan PTT sebesar 20 persen.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Lasiran menuturkan, kebijakan ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pendidik untuk mewujudkan SDM yang unggul.

Saat ini, pengumuman Seleksi CASN dan PPPK diumumkan oleh Kemendikbudristek, tepatnya 8 Oktober 2021 lalu. Banyak pendidik yang lolos tetapi juga lebih banyak yang belum beruntung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena semua itu adalah kewenangan pemerintah pusat melalui kemendikbudristek,” tuturnya.

Sebagai upaya memberikan motivasi dan semangat kepada tenaga pendidik, maka Pemkab Bojonegoro menganggarkan sebanyak Rp 41,8 miliar untuk kenaikan tunjangan bagi para GTT dan PTT sebanyak 20 persen.

Baca Juga :  Upacara Detik Detik Proklamasi Di Bojonegoro Berlangsung Khidmat

Kenaikan ini sesuai usulan Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, yang kemudian disetujui bersama DPRD Bojonegoro.

“Artinya bagi GTT dan PTT yang selama ini menerima tunjangan sebesar Rp 1.400.000 menjadi Rp 1.680.000,” kata Lasiran.

Sementara itu, GTT dan PTT di Bojonegoro yang menerima tunjangan tersebut tercatat sebanyak 3.166 orang meliputi jenjang TK sebanyak 407, jenjang SD sebanyak 2.126 dan jenjang SMP sebanyak 633.

“Kenaikan tunjangan berlaku mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2021 dan tahun 2022,” jelasnya.

Pihaknya berharap, kenaikan tunjangan tersebut sebagai kado spesial di hari jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke 344.

“Dengan kenaikan tunjangan, maka akan semakin menambah semangat dan kualitas pengajaran Bapak Ibu GTT dan Juga PTT,” harapnya. (din/mil)

Baca Juga :  Tahapan Pilkades Serentak Gelombang I Dimatangkan

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:12 WIB

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah

Rabu, 1 November 2023 - 08:20 WIB

Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik

Rabu, 31 Mei 2023 - 14:51 WIB

Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 

Jumat, 26 Mei 2023 - 14:24 WIB

Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Kamis, 16 Maret 2023 - 01:12 WIB

Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia

Senin, 6 Maret 2023 - 01:23 WIB

Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik

Jumat, 3 Maret 2023 - 04:18 WIB

Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister

Kamis, 2 Maret 2023 - 01:11 WIB

Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR)

Pertanian

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:12 WIB

Daerah

Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro, Satu Jiwa Tolak Korupsi

Selasa, 14 Nov 2023 - 02:05 WIB