Bupati Anna Minta Sapi PMK Tak di Jual

- Editorial Team

Rabu, 25 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah hadir secara Virtual dalam acara Pembinaan Pelayanan Teknologi Produksi Sapi dan Edukasi Pengendalian Penyakit Mulut Kuku (PMK) yang di selenggarakan Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, di Pendopo Kecamatan Margomulyo, Rabu (25/05/2022).

Sebanyak 80 Peserta yang terdiri dari Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Margomulyo, Petugas IB wilayah barat, dan peternak wilayah Ngraho, Tambakrejo, dan Margomulyo dengan Narasumber dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, Catur Rahayu mengatakan, maksud dan tujuan penyelenggaraan Pembinaan Pelayanan Teknologi Reproduksi Sapi Dan Edukasi Pengendalian Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk mendukung peningkatan produksi sapi.

“Serta sebagai penyegaran bagi petugas IB di Bojonegoro sekaligus meningkatkan Ilmu pengetahuan teknologi reproduksi ternak, dan memberikan informasi yang lebih luas tentang pengendalian PMK melalui 3 langkah antisipasi,” katanya.

“Tiga langkah antisipasi tersebut yakni deteksi, seleksi, dan isolasi, sehingga masyarakat paham harus bertindak dan petugas siap membantu serta mendampingi dalam pengendalian PMK,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan bahwa penyakit hewan kebanyakan akan berdampak kepada pola konsumsi masyarakat, sehingga peternak merasakan sakit apabila hewan peliharaannya sakit karena khawatir.

Karena itu, lanjut Bupati, menentukan langkah-langkah Preventif yang tidak dapat menyebar penyakit PMK tersebut, sehingga peternak tidak merasakan kekhawatiran akan terkena penyakit PMK, serta langkah Kuratif yakni pengobatan untuk segera di tanggulangi.

Baca Juga :  Paternak Sapi di Bojonegoro Diimbau Ikuti Asuransi Ternak Sapi

“Harapan kami penyakit PMK tidak menyebar di Bojonegoro, sehingga peternak sapi tetap masih antusias dan semangat budidaya ternak sapi, mengingat bahwa Bojonegoro populasi sapi terbesar nomor sepuluh se Jawa Timur,” harap Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Bupati meminta kepada Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro sangat aktif berkoordinasi ke Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, serta melibatkan dokter hewan, sehingga yang sudah terjangkit Penyakit PMK tidak di jual dan segera tertangani. (din)

Berita Terkait

Baznas Luncurkan Jadid Farm, Bupati Anna: Bojonegoro Tingkatkan Produksi Kambing
Paternak Sapi di Bojonegoro Diimbau Ikuti Asuransi Ternak Sapi

Berita Terkait

Senin, 6 Februari 2023 - 12:49 WIB

Baznas Luncurkan Jadid Farm, Bupati Anna: Bojonegoro Tingkatkan Produksi Kambing

Rabu, 25 Mei 2022 - 07:44 WIB

Bupati Anna Minta Sapi PMK Tak di Jual

Senin, 26 April 2021 - 12:38 WIB

Paternak Sapi di Bojonegoro Diimbau Ikuti Asuransi Ternak Sapi

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR)

Pertanian

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:12 WIB

Daerah

Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro, Satu Jiwa Tolak Korupsi

Selasa, 14 Nov 2023 - 02:05 WIB