Tingkatkan Value Budidaya Ikan dengan Digital Marketing

- Editorial Team

Rabu, 15 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu’awanah, mengajak segenap Kelompok Pembudidaya Ikan untuk giat memasarkan produk budidaya ikan melalui digital marketing. Hal ini disampaikan Bupati saat memberikan sambutan virtual pada Bimtek Kelompok Pembudidaya Ikan Darat di Balai Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, Rabu (15/06/2022.)

Selain meningkatkan value pemasaran produk ikan, digital marketing sangat membantu kelompok Pembudidaya Ikan dalam mengakses jaringan karena memiliki jangakauan dan peluang pasar yang tak terbatas. Hal ini bisa diterapkan kepada Kelompok Pembudidaya ikan saat pelatihan dari Dinas Ketenagakerjaan Bojonegoro dengan mengirim perwakilan dari pihak kelompok yang dirasa memiliki kompetensi di bidang digital marketing.

Terlebih hasil budidaya ikan juga memberikan manfaat yang beraneka, salah satunya mejadikan peluang bisnis bagi pegiat industri UKM berupa olahan makanan ikan, seperti bakso ikan, abon ikan, sosis, serta olahan lainnya. Maka dari itu Bupati mengajak kepada pihak/dinas terkait untuk saling bersinergi dalam mendorong berkembangya budidaya ikan dalam pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.

Kepala Dinas Peternakan Dan Perikanan Bojonegoro, Catur Rahayu mengatakan, Bimtek ini memberikan semangat dan motivasi kepada Kelompok Pelaku Utama Perikanan, dan meningkatkan kemampuan Pembudidaya Ikan baik secara intensif maupun semi intensif. Kegiatan bimtek diikuti sekitar 25 orang kelompok Pembudidaya Ikan yang hadir diantaranya dari Desa Kepoh, Sugihwaras, Brangkal, Tlogorejo, dan Nglumber.

“Saat ini di Kabupaten Bojonegoro terdapat 139 Kelompok Pembudidaya Ikan, dimana tingkat produksinya mencapai 4017 ton yang di dominasi jenis Ikan lele dengan produktifitas tertinggi yaitu sebesar 2927 ton,” ujarnya.

Sementara di Kecamatan Kepohbaru terdapat Kelompok Pelaku Usaha Perikanan, baik Kelompok Pembudidaya Ikan Pembesaran maupun pembenihan. Seperti halnya di Desa Tlogorejo terdapat kelompok pembenihan ikan lele dengan tingkat produksi besar yang mencapai 300 ribu sampai 500 ribu benih lele per bulan.

Baca Juga :  Kampanye Gemarikan, Cegah Peningkatan Stunting di Bojonegoro

“Sedangkan di Desa Sidomukti berkisar 20 ribu sampai 50 ribu per bulan,” pungkasnya. (bid)

Berita Terkait

Kampanye Gemarikan, Cegah Peningkatan Stunting di Bojonegoro
Rawat Ekosistem Bendungan Gongseng, Bupati Anna Tebar 20 Ribu Benih Ikan
Stabilisasi Sektor Perikanan, Disnakan Bojonegoro Tabur Benih Ikan
Sokong Sektor Perikanan, Bupati Bojonegoro Tabur Puluhan Ribu Benih Ikan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juni 2022 - 15:28 WIB

Tingkatkan Value Budidaya Ikan dengan Digital Marketing

Selasa, 15 Maret 2022 - 01:31 WIB

Kampanye Gemarikan, Cegah Peningkatan Stunting di Bojonegoro

Jumat, 4 Februari 2022 - 23:41 WIB

Rawat Ekosistem Bendungan Gongseng, Bupati Anna Tebar 20 Ribu Benih Ikan

Selasa, 23 Maret 2021 - 04:44 WIB

Stabilisasi Sektor Perikanan, Disnakan Bojonegoro Tabur Benih Ikan

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 12:40 WIB

Sokong Sektor Perikanan, Bupati Bojonegoro Tabur Puluhan Ribu Benih Ikan

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR)

Pertanian

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:12 WIB

Daerah

Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro, Satu Jiwa Tolak Korupsi

Selasa, 14 Nov 2023 - 02:05 WIB