Genjot Bangun Pelindung Tebing, Cegah Longsor dan Banjir Bandang

- Editorial Team

Senin, 5 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Langkah Pemkab Bojonegoro menangani pelindung tebing sungai terus dilakukan. Salah satunya penanganan tebing di Desa Bareng, Kecamatan Sugihwaras tahun 2022. 

Dalam penanganannya, Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air (PU SDA) bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Berdasarkan hasil pemetaan lokasi BPBD, PU SDA membangun sepuluh (10) titik tebing rawan longsor untuk penanganan cepat di 2022. 

Sepuluh titik pelindung tebing tersebut di antaranya di Sungai Desa Bareng Kecamatan Sugihwaras (1), Sungai Desa Karangmangu Kecamatan Ngambon, Sungai Desa Bareng Kecamatan Sugihwaras (2), Sungai Desa Pesen Kecamatan Kanor, Sungai Desa Kabalan Kecamatan Kanor, Sungai Desa Kanor Kecamatan Kanor, Sungai Desa Balongcabe Kecamatan Kedungadem, Sungai Desa Ngraho Kecamatan Ngraho, Kali Ingas Desa Lebaksari Kecamatan Baureno, Sungai Desa Ngujo Kecamatan Kalitidu.

“Ada 18 titik totalnya di 2022, namun sepuluh titik penanganan bencana yang ada di PU SDA. Sementara delapan lainnya ditangani oleh BPBD dan Bina Marga. Saat ini masih terus proses pengerjaan,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro David Yudha Prasetya, Senin (5/12/2022).

David menjelaskan, pembangunan pelindung tebing, selain ditujukan untuk lokasi rawan longsor juga untuk pencegahan jika terjadi banjir bandang.

“Pelindung tebing sungai guna menanggulangi sekaligus meminimalisasi luapan air sungai bengawan. Jangan sampai mendekati rumah dan jika sudah mendekati langsung kita eksekusi,” pungkasnya.

Untuk material pelindung tebing, David menjelaskan rata-rata dari bronjong dan batu. Sebab, bronjong yang memungkinkan dapat dilakukan ketika musim hujan. Jika warga memiliki aduan terkait pelindung tebing sungai atau tanggul yang rusak, pihaknya mengimbau untuk langsung menginformasikan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) terdekat. (din)

Baca Juga :  Masuki Tahap Awal Pembangunan, Pemkab Lakukan Sosialisasi

Berita Terkait

Proyek Trotoar 5 Titik Rp 30 Miliar di Bojonegoro Mulai Dikerjakan
Empat Jembatan Soko Temayang Diresmikan Bupati Anna
Fasilitasi Pemohon SKK, TUK LSP Hatsindo Bojonegoro Lakukan Uji Kompetensi
Masuki Tahap Awal Pembangunan, Pemkab Lakukan Sosialisasi
On Air Malowopati FM, Bupati Anna Informasikan Capaian Pembangunan Bojonegoro
Resmi Membuka TMMD Ke 115, Bupati Harapkan Akselerasi Pembangunan Tercapai
Gubernur Khofifah Ajak IKA PMII Jatim Majukan Masyarakat Desa
PC Fatayat NU Bojonegoro Kembali Terpilih Jadi Mitra Kerja EMCL

Berita Terkait

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Proyek Trotoar 5 Titik Rp 30 Miliar di Bojonegoro Mulai Dikerjakan

Sabtu, 11 Maret 2023 - 15:27 WIB

Empat Jembatan Soko Temayang Diresmikan Bupati Anna

Sabtu, 4 Februari 2023 - 10:07 WIB

Fasilitasi Pemohon SKK, TUK LSP Hatsindo Bojonegoro Lakukan Uji Kompetensi

Selasa, 24 Januari 2023 - 00:42 WIB

Masuki Tahap Awal Pembangunan, Pemkab Lakukan Sosialisasi

Minggu, 22 Januari 2023 - 09:51 WIB

On Air Malowopati FM, Bupati Anna Informasikan Capaian Pembangunan Bojonegoro

Senin, 5 Desember 2022 - 03:38 WIB

Genjot Bangun Pelindung Tebing, Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Selasa, 11 Oktober 2022 - 15:53 WIB

Resmi Membuka TMMD Ke 115, Bupati Harapkan Akselerasi Pembangunan Tercapai

Senin, 13 Juni 2022 - 16:42 WIB

Gubernur Khofifah Ajak IKA PMII Jatim Majukan Masyarakat Desa

Berita Terbaru

Pesemaian padi berumur satu bulan ini terlihat menguning bahkan pucuk daunnya sudah kecoklatan dan mengering. (FOTO : HANIF AZHAR)

Pertanian

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Kamis, 21 Des 2023 - 04:12 WIB

Daerah

Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro, Satu Jiwa Tolak Korupsi

Selasa, 14 Nov 2023 - 02:05 WIB